MEMBONGKAR RAHASIA SUKSES "RAJA OLEH-OLEH KHAS BALI” DALAM SEMINAR ENTREPRENEUR BEM STAHN GDE PUDJA MATARAM
Entrepreneur kerap dikatakan sebagai
orang yang menciptakan bisnis baru. Dia menciptakan produknya, merancang sistem
pemasarannya, serta turut menganalisa perkembangan bisnisnya di masa depan.
Perkembangan dunia entrepreneur di Indonesia
tidak hanya berdampak kepada kesejahteraan pelaku wirausaha saja. Namun secara
umum juga berdampak kepada peningkatan stabilitas ekonomi di Indonesia.
Kehadiran para entrepreneur di saat krisis berkepanjangan justru sangat
ditunggu dan diharapkan. Karena dengan kewirausahaanlah perekonomian Indonesia
bisa bangkit. Kewirausahaan dianggap mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru
sehingga mengurangi jumlah pengangguran. Menjadi entrepreneur muda merupakan impian
sebagian besar millennial. Harapannya kita bisa mengikuti jejak negara-negara
maju dimana jumlah entrepreneurnya terus bertambah.
Dilatarbelakangi hal tersebut, BEM
- STAHN Gde Puja Mataram, mengadakan seminar intrepreneur, dengan tagline “Menumbuhkan jiwa
intrepreneurship untuk menjadi pengusaha muda yang kreatif dan inovatif”.
Mengundang pemilik Krisna Oleh-Oleh Khas Bali, Gusti Ngurah Anom sebagai narasumber tentu saja bukan tanpa alasan. Bisnis beliau
sudah sangat berkembang. Dan dengan melihat perjuangan beliau merintis usaha,
tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa beliau adalah salah satu entrepreneur sejati.
Ketekunan dan keberanian beliau dalam mengembangkan
usaha, sangat menakjubkan. Salah satunya adalah ketika membuka cabang Krisna Oleh-Oleh Khas Bali yang ke III. Dalam seminar, beliau menyampaikan bahwa beliau berani meminjam modal dengan nilai fantastis untuk menunjang rencana membuka cabang Krisna Oleh-Oleh Khas Bali yang ke III. Padahal menurut
beliau status Krisna I dan cabang II masih berkembang. Tapi karena keyakinan yang dimiliki, keagresifan dan semangat pantang menyerah, kejelian melihat peluang dan tekad mengembangkan
jelajah bisnisnya menjadi lebih besar mengikuti perkembangan pasar, usaha
ajik Anom semakin berkembang, akhirnya diresmikan sebuah imperium dagang mega outlet pusat perbelanjaan Krisna OlehOleh Khas Bali di kawasan Sunset Road Kuta.
Tentu saja usaha pengembangan bisnis beliau tidak sampai disitu saja. Dengan segala ketulusan hati ingin menampung tenaga kerja dan menyalurkan hasil karya pengerajin lebih banyak lagi, ajik Anom mengembangkan usahanya dengan membuka cabang-cabang bisnis baru.
Tentu saja usaha pengembangan bisnis beliau tidak sampai disitu saja. Dengan segala ketulusan hati ingin menampung tenaga kerja dan menyalurkan hasil karya pengerajin lebih banyak lagi, ajik Anom mengembangkan usahanya dengan membuka cabang-cabang bisnis baru.
Beberapa tips dan trik dibagikan kepada
peserta seminar. Dan poin penting yang bisa digaris bawahi dari pengalaman
beliau dalam merintis dan mengembangkan sebuah usaha atau bisnis yaitu, kerja keras, ketekunan, komitmen,
kesabaran, keberanian, kejelian membaca peluang dan didukung sikap kreativitas
dan inovatif.
Selain itu, ajik Anom juga mengingatkan,
ketika sudah menjadi atasan atau bos dalam sebuah bisnis, agar tetap rendah
hati. Tetap rendah hati adalah salah satu kunci kesuksesan ajik Anom.
Kegiatan seminar yang dilaksanakan oleh BEM - STAHN Gde Puja Mataram ini merupakan pertemuan singkat yang memberi kesan
mendalam. Begitulah kira-kira pendapat para peserta setelah mengikuti seminar bersama ajik Anom. Karena apa yang disampaikan dalam seminar, bisa menjadi bekal bagi para peserta, untuk dapat lebih mengembangkan diri, tidak hanya dalam pengembangan kemampuan akademik, namun juga pengembangan skill dan kreativitas sebagai generasi millenial.



Comments
Post a Comment